Laman

Rabu, 08 Februari 2012

Petani Blokade TPA Sampah Jabon Sidoarjo



Bottom of Form
Sidoarjo - Puluhan petani sawah dan petani tambak Desa Kupang, Kecamatan Jabon, memblokade depan dan di dalam Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jabon dengan alat berat milik Dinas Kebersihan dan Pertamanan.
Akibatnya, belasan truk pengangkut sampah tidak bisa masuk ke lokasi TPA. Aksi protes warga ini buntut dari Limbah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Limbah itu dampak negatif di area persawahaan produktif milik warga Desa Kupang yang luasnya mencapai sekitar 60 hektar.
Menurut kordinator aksi, Pranoto para petani meminta ganti rugi dan pertanggungjawaban Pemkab Sidoarjo. Akibat resapan limbah itu, petani mengalami gagal panen. “Pemda Sidoarjo, harus memberikan ganti rugi dan mengatasi permasalahan limbah sampah ini," paparnya Rabu (7/2/2012).
Kepala Desa Kupang, Suryadi mengatakan bahwa pihaknya sebagai perwakilan warga sudah bersurat secara resmi ke Dinas terkait meliputi Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup dan wakil rakyat dari Komisi C DPRD Sidoarjo. Namun, jangankan untuk melakukan penanganan dan meminimalisir tingkat rembesan limbah sampah, untuk meninjau lokasi pun tidak pernah di lakukan.
Suryadi menambahkan tak hanya soal ganti rugi, untuk jenjang ke depan tentunya dari pemerintahan di harapkan ada pihak tekhnis yang di tunjuk untuk mengelolah limbahnya. “Biar tidak memicu konflik yang berkepanjangan” paparnya.
Dikonfirmasi soal ini, Kadis DKP M. Syafik terkesan untuk mengatasi problematika limbah sampah, lebih condong pasrah tanpa ada solusi untuk meminimalisir genangan limbah sampah di tanah sawah warga. “Ini kan musim penghujan, gimana lagi, ini kan gejolak alam,”. jawabnya.
Terpisah, ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Nur Ahmad, menjelaskan, besok (Kamis) akan turun ke lokasi untuk meninjau lapangan, bila permasalahannya serius, pihaknya akan mengundang dari beberapa instansi terkait untuk dengar pendapat, sebagai langkah konkrit mengatasi permasalahn ini. “Memang seharusnya sudah ada IPAL nya TPA tersebut,” terang politisi PKB itu.

Senin, 30 Januari 2012

Sang penyiar " MAMA PRETTY " santap ayam hidup



Miskaulah (38), Warga Dusun Jangan Asem Desa Trompo Asri Kecamatan Jabon, Memiliki Kebiasaan memakan ayam hidup,

Kamis, 26 Januari 2012

Sekilas Potensi Rumput Laut di Jabon, Sidoarjo

Rumput laut adalah tumbuhan liar yang tumbuh di air laut atau dengan kadar air yang mirip dengan air laut. Pembudidayaan rumput laut tidak membutuh perlakuan yang khusus. Rumput laut akan tumbuh baik di air bening laut dan tumbuh bagus setelah musim penghujan.
Ada perbedaan antara rumput laut yang tumbuh di air laut dengan air tambak. Rumput laut yang tumbuh di air tambak memiliki warna hijau yang terang, sedangkan untuk rumput laut yang tumbuh di air bening laut memiliki warna hijau gelap.
Cara memulai pembudidayaan atau penanaman juga sangat mudah. Yang perlu disiapkan adalah rumput laut yang sudah jadi dan lahan pembudidayaan, bisa di tambak atau pun dengan menggunakan sistem keramba di laut. Dari hasil kunjungan dan wawancara di lapangan, kami hanya mendapatkan informasi untuk rumput laut yang dibudidayakan di air tambak. Rumput laut yang sudah jadi diremas-remas hingga jadi ukuran yang lebih kecil kemudian dilemparkan secara teratur ke lahan tambak. Pertumbuhan rumput laut akan sangat terpengaruh oleh kondisi air tambak.
Rumput laut ini termasuk tanaman yang tidak berhama. Kalau pun ada, hanya runti dan karang yang banyak menempel di rumput laut. Runti dan karang tidak berpengaruh negatif bagi pertumbuhan karang, hanya apabila waktu panen tiba petani harus membersihkan rumput laut dari kunti dan karang yang banyak menempel. Cara membersihkannya juga sangat mudah. Rumput laut yang sudah dikeringkan, kemudian dirontokkan kunti dan karangnya dari rumput laut kering. Untuk rumput laut kering dihargai oleh tengkulak seharga 2500-3000 per kilo nya. Pernah juga mencapai harga 3000-7000 per kilo rumput laut kering. Menurut pengakuan petani, harga sangat terpengaruh oleh ketersediaan rumput laut dan adanya pesaing dari luar pulau, khususnya dari daerah Sulawesi
Potensi rumput laut di daerah Jabon sangat besar. Ini berpengaruh pada naiknya nilai tanah dan lahan tambak yang bisa ditanami rumput laut. Dari hasil survey, harga tanah di pinggir jalan mencapai 200 juta per hektar dan 400 juta per lima hektar untuk lahan yang jauh dari akses jalan.