Laman

Kamis, 28 Juni 2012

Tiga Puluh Tujuh Imigran Gelap Terdampar Di Jabon

JABON (beritasidoarjo.com) Tiga puluh tujuh imigran gelap dari Afganistan dan Iran yang akan mencari suaka politik ke negara Australia terdampar di wilayah Kecamatan Jabon.
Tepatnya ke 37 imigran gelap itu diantaranya ada 2 anak-anak dan 3 wanita terdampar di pesisir timur wilayah Kabupaten Sidoarjo atau di Dusun Tlocor, Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, (27/6/2012).
Menurut H. Kasum salah satu warga Dusun Tlocor mengatakan bahwa mereka menyewa dua kendaraan kijang dan panther untuk pergi ke suatu tempat.
“Karena saya tidak mengerti bahasa mereka, akhirnya saya menghubungi pihak Polsek Jabon,” kata H. Kasum yang menjadi sopir kendaraan panther.
Namun begitu mendekati kantor Polsek Jabon, ke 37 penumpang asing itu meminta turun dan melarikan diri menuju eks tol Gempol serta ke Kali Porong.
Sehingga sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas yang dibantu dengan warga dengan para imigran gelap tersebut.
Setelah tertangkap mereka dibawa ke Mapolsek Jabon untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Sidoarjo untuk dilakukan pendataan.
Para imigran itu terlihat tidak suka denga keberadaan awak media yang sedang mengambil gambar mereka, hal itu terlihat pada saat wartawan beritasidoarjo.com mengambil gambar diteriaki dan dilarang.
Merekapun tidak mau memberikan keterangan apa-apa saat wartawan maupun petugas kepolisian dari Polsek Jabon memberikan pertanyaan. (imams)

Kamis, 07 Juni 2012

Monitoring Program PNPM-MP Libatkan Seluruh Lapisan Masyarakat

Jabon - Penanggung Jawab Operasional Kecamatan (PJOK) Jabon resmi membuka pelatihan monitoring (07/06/12), Dalam sambutannya PJOK Jabon Ir. Kusdiono memberikan motivasinya kepada peserta Tim Monitoring khususnya, seluruh warga jabon umumnya, Untuk berperan serta membantu pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, Dan pemgembangan sarana maupun prasarana, Kendatipun program yang di canangkan masih harus melalui program pemerintah. Tujuan yang ingin di capai dengan di laksanakannya Pelatihan Tim Monitoring itu sendiri Ir. kusdiono menandaskan agar pelaksanaan program PNPM-MP bisa berjalan sesuai harapan program, Dan seluruh lapisan masyarakat terlibat langsung dalam hal pengawasan. Di kesempatan yang sama Fasilitator Kecamatan (FK) Ir. Yuni Adi Astuti juga mengharapkan, Dengan di langsungkannya pelatihan monitoring, Pelaku - pelaku PNPM-MP, Baik di tingkat Desa maupun kecamatan bisa meningkatkan akuntable dan marketable nya, Guna memberikan pelayanan sepenuh hati dan dapat mempertanggung jawabkan segala bentuk aktivitas yang sudah berjalan melalui program PNPM-MP.

Selasa, 05 Juni 2012

Pelatihan & Outbound Guna Memberi Pelayanan Sepenuh Hati

Trawas Mojokerto - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sidoarjo (4/6/12) melaksanakan kegiatan pelatihan. Acara yang berlangsung dua hari tersebut bertajuk " MEMBANGUN SUMBER DAYA MANUSIA BERKARAKTER DAN MARKETABLE GUNA MEMBERI LAYANAN SEPENUH HATI ". Peserta yang melibatkan beberapa Kasi dan staff yang jumlahnya kurang lebih seratus orang, Resmi di buka oleh Bupati Sidoarjo Syaifulilah, Dalam kesempatannya beliau menyampaikan Dinas Pertanian Harus mampu tampil di depan dan menjadi nomor satu, Tegasnya. Kepala Dinas Pertanian Ibu Handayani juga berpesan Kepada seluruh Kasi dan Staffnya agar selalu meningkatkan profesionalisme nya dalam pelayanan. DI Crew Jabon