Laman

Senin, 07 Mei 2012

Dewan Harapkan Output Kelulusan SD/MI Tahun Ini Lebih Baik

Machmud, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo
SIDOARJO - Ujian Nasional ( UN ) bagi siswa kelas 6 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah  ( SD/MI ) yang jatuh pada hari Senin (7/5/2012) nanti, mendapat perhatian penting dari Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo.
Seperti halnya yang disampaikan oleh ketua komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Mahmud, saat diwawancarai wartawan media ini, Sabtu (5/5/2012).
Menurut Mahmud bahwa target kelulusan bagi siswa SD/MI tahun ini ditargetkan 100 %, namun hal itu jangan mennggunakan segala cara bagi sekolah agar siswanya dapat lulus.
“Maka dari itu sistem pengawasannya harus diperhatikan, agar outputnya nanti bisa lebih baik dari tahun kemarin,” katanya.
Meskipun sistem pengawasannya harus diperketat, namun tetap mempertimbangkan terhadap psikologi siswa yang
notabene masih sangat labil.
Dia berharap ada kiat khusus dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo agar pengawasan UN bagi sisiwa kelas 6 SD/MI tidak berdampak secara psikologi.
“Hal itu penting sebab diakui ataupun tidak bahwa output yang didapatkan pada kelulusan tahun kemarin dinilai masih kurang,” ucapnya.

Jumat, 04 Mei 2012

Pemkab Sidoarjo Berikan Bimbingan Teknis Kepada LSM Dan Ormas

SIDOARJO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) terus berupaya meningkatkan peran serta para Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM ) maupun Organisasi Kemasyarakatan ( Ormas ) Kepemudaan dalam pembangunan.
Hal itu diwujudkan dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait peningkatan peran serta LSM maupun Ormas Kepemudaan dalam pembangunan yang berwawasan kebangsaan yang diselenggarakan di Ubaya Training Center (UTC) Trawas Mojokerto, Rabu (2/5/2012).
Kegiatan yang di buka oleh Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo H.MG Hadi Sutjipto SH,MM diikuti oleh 150 orang fungsionaris LSM dan Ormas Kepemudaan yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan menghadirkan empat narasumber antara lain Komandan Kodim 0816 Sidoarjo Letkol Arh. Achmad Miftahuddin, Bakesbangpol Propinsi Jawa Timur, serta fungsionaris LSM Jawa Timur dan dari akademisi.
“Saya berharap dengan kegiatan yang dilandasi semangat wawasan kebangsaan LSM dan Ormas kepemudaan dalam mengisi pembangunan semakin meningkat,” kata Wabup dalam sambutanya.
Sehingga komunikasi yang konstruktif antara LSM dan Ormas Kepemudaan dengan semua elemen masyarakat akan terbangun dengan baik.
Serta dalam merumuskan kebijakan kedepan yang sesuai dengan harapan masyarakat Sidoarjo telah melibatkan partisipasi publik.
“LSM maupun Ormas dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan memperoleh keuntungan dari kegiatannya,” katanya.
Oleh karena itu sebenarnya keberadaan LSM maupun Ormas sangatlah membantu pemerintahan sebagaimana amanat Undang-undang.
Sementara itu Kepala Bakesbangpol dan Linmas Kabupaten Sidoarjo, Drs, Fauzi Isfandiari mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari validasi LSM yang telah dilakukan oleh instansinya.
“Ini merupakan upaya yang dilakukan Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan peran serta LSM maupun Ormas Kepemudaan dalam pembangunan yang berwawasan kebangsaan,” ucapnya

Kamis, 03 Mei 2012

Warga Banjarasri Tolak Rencana Pengeboran Dua Titik Di Sumur TA 1



Didik Fakrudin, Kepala Desa Banjarasri saat berorasi di depan pintu pengeboran sumur Tanggulangin 1.
TANGGULANGIN - Ratusan warga Desa Banjarasri, Kecamatan Tanggulangin berunjuk rasa dan berorasi di depan pintu pengeboran sumur Tanggulangin (TA) 1, Rabu (2/5/2012).
Mereka menentang rencana PT.Lapindo Berantas, Inc melakukan pengeboran TA 1 yang lokasinya berada di Desa Banjarasri.
Seperti halnya yang disampaikan oleh koordinator aksi, Khoirul Umam, bahwa warga Desa Banjarasri melakukan penolakan terhadap rencana PT.Lapindo Berantas, Inc yang akan melakukan pengeboran lagi di sumur TA 1.
“Kami sebagai warga Desa Banjarasri melakukan penolakan terhadap rencana PT.Lapindo yang akan melakukan pengeboran disini lagi,” katanya.
Mereka merasa takut apabila dilakukan pengeboran lagi akan berdampak seperti meluapnya lumpur panas diwilayah Porong yang telah banyak memakan korban jiwa, harta dan benda.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Banjarasri, Didik Fakrudin, yang mengatakan bahwa jangan sampai PT.Lapindo Berantas, Inc melakukan pengeboran lagi di desanya.
“Karena masyarakat sudah trauma dengan kejadian luapan lumpur Lapindo yang sampai saat ini belum juga selesai permasalahannya,” ucapnya.
Selain itu warga juga mengancam akan melakukan pemblokiran akses jalan yang menuju sumur TA 1 apabila pihak PT.Lapindo Berantas, Inc masih tetap ngotot melakukan pengeboran lagi.
Rencananya PT.Lapindo Berantas, Inc akan melakukan pengeboran 2 titik lagi di sumur TA 1 yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dari pemukiman warga.